
Penuh Haru, Khotmul Qur’an dan Imtihan Tartil Angkatan II MIM Kauman Wiradesa Berjalan Lancar
Wiradesa, 28 Maret 2026 — Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Kauman Wiradesa sukses menyelenggarakan kegiatan Khotmul Qur’an dan Imtihan Tartil Angkatan II Tahun Ajaran 2025/2026 pada Sabtu (28/3) bertempat di Gedung Dakwah Muhammadiyah Wiradesa. Acara berlangsung dengan khidmat, tertib, dan penuh haru, serta dihadiri oleh berbagai tamu undangan.
Sebanyak 44 siswa mengikuti prosesi Khotmul Qur’an dan Imtihan pada tahun ini. Kegiatan ini dipandu langsung oleh Ustadz Sholihin, S.Pd.I AH dari UMMI Foundation Daerah Semarang. Turut hadir dalam acara tersebut pengurus dan komite madrasah, ketua PCM dan PCA, pengurus IKWAM, tokoh masyarakat, kepala madrasah dari sekolah sekitar, serta orang tua/wali peserta yang memberikan dukungan penuh kepada para siswa.
Kegiatan Khotmul Qur’an dan Imtihan ini merupakan rangkaian kegiatan pembelajaran quran metode ummi setelah siswa melaksanakan pra munaqasyah dan Munaqasyah. Dalam khotmul qur’an dan imtihan ini, para siswa di uji publik secara langsung di depan umum kemampuan membaca qur’an, tartil, tajwid dan tahfidznya. Dalam kegiatan ini juga siswa di hadapkan pada momen haru ketika salam ta’dzim yaitu momen mencium tangan dan mengucapkan terimakasih kepada orang tua dan gurunya.
Dalam sambutannya, Kepala MIM Kauman Wiradesa, M. Sukron, S.Pd.I menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian para siswa. Beliau menuturkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. “Pada angkatan pertama, jumlah peserta sebanyak 36 siswa, sedangkan pada angkatan kedua ini meningkat menjadi 44 siswa. Ini menunjukkan adanya kemajuan yang sangat baik dalam pembelajaran Al-Qur’an di madrasah,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan dari UMMI Foundation Daerah Semarang, Ustadz Sholihin, S.Pd.I AH dalam sambutannya menyampaikan bahwa perjuangan para peserta tidak berhenti pada kegiatan Khotmul Qur’an dan Imtihan saja. “Ini bukan akhir, tetapi awal dari perjalanan panjang dalam menjaga dan mengamalkan Al-Qur’an. Para siswa diharapkan dapat melanjutkan ke program tahfidz,” ungkapnya.
Beliau juga berpesan kepada seluruh peserta agar senantiasa menjaga tiga hal penting dalam kehidupan sehari-hari, yaitu menjaga sholat lima waktu, membaca Al-Qur’an setiap hari, dan berbakti kepada orang tua.
Kegiatan Khotmul Qur’an dan Imtihan ini menjadi momentum penting dalam menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak dini serta sebagai bentuk apresiasi atas capaian belajar siswa. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan para siswa semakin termotivasi untuk terus meningkatkan kemampuan membaca, menghafal, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh K.H. Nadhim, B.A. dan berlangsung dengan lancar hingga akhir kegiatan.







