
Wiradesa, 12 April 2026 — Suasana dini hari di Masjid Sabilurrohman Kauman tampak berbeda dari biasanya. Ratusan siswa bersama orang tua memadati masjid dalam kegiatan bertajuk Subuh Warrior, sebuah program yang bertujuan menumbuhkan kebiasaan shalat Subuh berjamaah sekaligus membentuk karakter islami pada generasi muda.
Kegiatan yang berlangsung pada Ahad (12/4) mulai pukul 04.00 WIB ini diikuti oleh siswa kelas 5 dan 6 bersama ayah dan bunda mereka. Program ini dirancang tidak hanya sebagai rutinitas ibadah, tetapi juga sebagai sarana menanamkan nilai tanggung jawab, keikhlasan, serta semangat kebersamaan antara anak dan orang tua.
Rangkaian kegiatan diawali dengan muroja’ah Al-Qur’an, dilanjutkan dengan pelaksanaan shalat Subuh berjamaah. Setelah itu, peserta mengikuti dzikir dan doa bersama yang berlangsung khusyuk, sebelum memasuki sesi kajian keislaman yang disampaikan oleh Nishfun Nahar, M.Pd.
Dalam tausiyahnya, beliau menekankan pentingnya menjaga konsistensi ibadah sejak usia dini. Ia juga mengajak para orang tua untuk terus mendampingi anak-anak dalam membangun kebiasaan baik, khususnya dalam menjaga shalat lima waktu secara berjamaah.
Tidak hanya itu, kegiatan juga diisi dengan Sedekah Subuh, sebagai bentuk pembelajaran kepedulian sosial kepada sesama. Para siswa diajak untuk berbagi dengan penuh keikhlasan, sehingga nilai empati dan kepedulian dapat tumbuh sejak dini.
Kepala MIM Kauman, Muhammad Sukron, S.Pd.I, dalam prakata yang disampaikan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa program Subuh Warrior merupakan bagian dari upaya sekolah dalam membentuk karakter siswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam spiritual dan akhlak.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa terbiasa memakmurkan masjid sejak dini, serta menjadikan shalat Subuh berjamaah sebagai kebutuhan, bukan sekadar kewajiban. Peran orang tua juga sangat penting dalam mendampingi dan memberikan teladan bagi anak-anak,” ujarnya.
Kegiatan Subuh Warrior berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme. Kehadiran orang tua yang turut mendampingi menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan program ini, sekaligus mempererat hubungan spiritual dalam keluarga.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa tidak hanya terbiasa melaksanakan shalat Subuh berjamaah, tetapi juga mampu menginternalisasi nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Program ini pun menjadi langkah nyata dalam mencetak generasi Qur’ani yang berakhlak mulia dan berkarakter kuat.



